Selamat datang di choliknf1998.blogspot.com, blog ini pindahan dari choeliknf75.blogspot.com

Selasa, 02 Oktober 2012

20 Tahun Mencari Sang Kakak, Mereka Bertemu di Penjara

Foto : Natasha dan Shulz bertemu di penjara (Channel 4) 
ESSEX – Seorang perempuan asal Inggris Menghabiskan 20 tahun mencari kakak kandungnya yang telah lama terpisah. Mereka pun bertemu di penjara Amerika Serikat (AS) yang sedang menjalani pelayanan masyarakat.

Natasha Owen Jones (31) dari Ilford, Essex, berusaha mencari kakaknya, Morgan Schulz yang sudah berpisah dengannya. Natasha dan Schulz diadopsi pada usia yang sangat muda setelah ibu mereka meninggal karena overdosis obat-obatan dan ayah mereka dipenjara.

Natasha sempat berpikir kalau dirinya adalah anak yatim piatu dan anak satu-satunya, tapi ketika dia berusia 10 tahun dia menemukan sebuah Dokumen di meja ayah angkatnya yang mengatakan bahwa, dirinya memiliki saudara kandung. Demikian seperti dilansil Daily Mail, Selasa (2/10/2012).

Natasha menyewa detektif untuk mencari kakaknya. Menurut laporan, kakak dari Natasha yang dulu bernama Laurence dan sudah pindah ke AS. Laurence pun mengganti namanya menjadi Morgan Schulz.

Natasha terkejut ketika pertama kali bertemu dengan Shulz, karena pria berusia 32 tahun ini dihukum dan diminta bekerja sosial selama 99 tahun di penjara Minnesota, hal itu disebabkan karena Shulz membunuh pengedar narkoba. “Melihatnya setelah bertahun-tahun tidak bersama adalah momen yang sangat luar biasa,” ujar Natasha.

Saat ini Natasha dan Morgan hanya bisa berkomunikasi lewat telepon dan Natasha berharap kakanya dipindahkan ke penjara di Inggris serta masa hukumannya dikurangi. Kisah dua bersaudara ini akan dibuatkan film dokumenter berjudul “My Brother the Murderer” di More4 pukul 10 malam.

Sumber : Okezone


Jangan Lupa Share 20 Tahun Mencari Sang Kakak, Mereka Bertemu di Penjara ke Temenmu :)
Share/Bookmark

Baca Juga :

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon laporkan apabila ada gambar rusak, link mati atau salah penulisan sumber di kolom komentar dibawah ini.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More