Selamat datang di choliknf1998.blogspot.com, blog ini pindahan dari choeliknf75.blogspot.com

Selasa, 25 September 2012

Wacana Merger: BM Menolak, Maident Adakan Polling

JOGJA - Wacana penggabungan PSIM Jogja dan PSS Sleman yang dilontarkan Direktur Media PSIM Ajiek Tarmidzi Minggu mendapat reaksi keras dari Brajamusti (BM). Presiden BM Eko Satriyo Pringgodani dengan tegas menolak wacana itu. Alasannya, jika itu terjadi bakal menodai PSIM yang notabene merupakan klub paling bersejarah di DIJ. Baginya merger ukanlah solusi tepat untuk menyelesaikan badai financial. Menurut dia merger hanya akan menambah masalah baru di persepakbolaan DIJ. Apalagi jika salah satu alasannya agar tidak ada lagi bentrok antarsuporter. ’’Baik PSS maupun PSIM sudah terlanjur sama-sama memiliki suporter militan,’’ ujarnya kemarin (24/9).

Dia berharap si pelempar wacana berfikir kalau PSIM adalah peninggalan si Mbah yang harus dijaga selamanya. Baginya sangat bodoh jika akhirnya dengan penggabungan itu muncul nama klub sepakbola baru. Dan itu pasti menyakiti hati para sesepuh PSIM. ’’Ingat, klub ini (PSIM) merupakan salah satu pendiri PSSI” tegasnya.


Sebenarnya Eko setuju saja jika PSIM bergabung dengan PSS asalkan konsepnya bukan merger. Dia ingin PSS yang dulunya klub amatir anggota PSIM kembali ke pangkuan Laskar Mataram. Jika konsepnya seperti ini, otomatis Persiba Bantul juga harus kembali bergabung dengan PSIM. Setelah itu, PSIM dikembalikan kepada khitahnya sebagai satu-satunya klub yang mewakili DIJ.


Tapi menurutnya, konsep seperti ini pun bakal sulit direalisasikan. “Masalahnya apa mau Persiba atau PSS bergabung lagi dengan PSIM. Terlebih lagi Persiba yang sudah terlanjur sangat kuat. Menurut saya, saat ini sebaiknya manajemen tak usah berfikir macam-macam. Mending sekarang mereka berfikir caranya PSIM bisa keluar dari krisis tanpa menodai sejarah,” ucap pemilik RM Surya ini.


Ketua Umum Slemania Supriyoko belum berani memberi statement atas nama Slemania. Secara pribadi, dia mendukung wacana penggabungan klub tersebut. Asalkan, nantinya penentuan nama klub tersebut tidak menyakiti pihak manapun. Baginya penggabungan klub ini dapat meminimalisir bentrokan suporter di DIJ. Apalagi, saat ini merupakan momen yang pas untuk menggabungkan klub-klub DIJ karena UU Np. 13/2012 tentang Keistimewaan DIJ baru saja disahkan.’’Lebih mudah untuk mendatangkan sponsor jika klub DIJ bergabung,’’ jelasnya. Sedangkan The Maident bakal melakukan polling terlebih dahulu sebelum menentukan sikap. Jika nantinya hasil polling mendukung proses merger, mereka bakal mendukung. ’’Sikap kami tegantung 130 Laskar. Kalau mayoritas mendukung fusi otomatis pengurus pusat bukan hanya mendukung tapi juga mendorong,” kata Ketua Umum Maident Hari Santosa.

Sumber : RadarJogja

Kalau Gue sebagai pendukung PSIM (BM) sama sekali ngak dukung wacana merger PSIM dengan PSS, liat dulu sejarahnya.


Jangan Lupa Share Wacana Merger: BM Menolak, Maident Adakan Polling ke Temenmu :)
Share/Bookmark

Baca Juga :

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon laporkan apabila ada gambar rusak, link mati atau salah penulisan sumber di kolom komentar dibawah ini.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More