Selamat datang di choliknf1998.blogspot.com, blog ini pindahan dari choeliknf75.blogspot.com

Rabu, 26 September 2012

Miliarder China Jual Udara Segar dalam Kaleng

Miliarder China jual udara segar dalam kaleng
Bukan rahasia lagi bahwa China terkenal akan masalah polusi udaranya. Sementara pemerintah tampaknya tutup mata untuk menanganinya, miliarder Chen Guangbiao bertindak dengan caranya yang unik.
Pria yang akrab dipanggil 'Brother Biao' ini menjual udara segar dalam kemasan kalengan seharga USD 0,80. Udara kalengan ini kemudian diberi merek "Chen Guangbiao: Nice Guy" dan dipasarkan di beberapa area China seperti Jinggang Mountain, provinsi Jiangxi, dan beberapa daerah minoritas Taiwan. Udara segar yang dikemasnya berasal dari berbagai wilayah di China dan Taiwan.
"Orang hanya perlu membuka kemasan, mendekatkan hidungnya, dan menghirup udara segar yang ada dalam kemasan," jelas Chen, seperti dilansir oleh Odditycentral.com (25/09/2012).
udara kalengan 1
Biao menjelaskan bahwa di dalam kemasan terdapat chip yang akan langsung menutup ketika ion oksigen negatif mencapai jumlah maksimum. Menurutnya, udara di dalam kaleng juga tak akan mudah keluar karena telah dikompres.
Meski terdengar aneh dan tak masuk akal, namun Biao menyatakan bahwa dia yakin produk ini akan sukses di pasaran. Nyatanya 100.000 udara kemasan yang telah diproduksi memang langsung amblas dalam hitungan hari.
Biao mengatakan bahwa sebagian hasil penjualannya akan disumbangkan pada militer China yang saat ini sedang mempertahankan Diayou Island.
Biao bahkan berjanji jika pembeli tak puas dengan produknya, mereka boleh menyimpan kemasannya. Biao berjanji akan membeli kemasan itu kembali setelah 10 tahun dengan harga USD 7 per kemasan.
Sumber : Merdeka.com


Jangan Lupa Share Miliarder China Jual Udara Segar dalam Kaleng ke Temenmu :)
Share/Bookmark

Baca Juga :

1 komentar:

hebat. orang tersebut mampu membaca kebutuhan pasar

Posting Komentar

Mohon laporkan apabila ada gambar rusak, link mati atau salah penulisan sumber di kolom komentar dibawah ini.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More